Alergi Obat, 40 Menit diHipnoterapi, Alergi Hilang

Alergi adalah reaksi sistem kekebalan tubuh manusia terhadap benda tertentu, yang seharusnya tidak menimbulkan reaksi di tubuh orang lain. Reaksi tersebut dapat muncul dalam bentuk pilek, ruam kulit yang gatal, atau bahkan sesak napas.

Benda yang dapat memicu respons alergi dikenal dengan istilah alergen. Pada kebanyakan orang, alergen tidak menimbulkan reaksi pada tubuh. Namun, pada orang yang memiliki alergi terhadap alergen tersebut, sistem imun akan mengeluarkan reaksi karena dianggap berbahaya bagi tubuh. Sel darah putih, termasuk basofil, merupakan salah satu komponen yang berperan dalam memunculkan reaksi alergi.

Kenapa stres berat bisa memperparah kondisi alergi?

Stres bisa diartikan sebagai respon yang diberikan oleh tubuh terhadap segala hal yang dianggap merisaukan. Ketika Anda merasakan stres, maka hampir semua sistem tubuh seperti sistem pencernaan, saraf, jantung, pembuluh darah, dan kekebalan tubuh melakukan penyesuaian.

Saat Anda stres berat, tubuh cenderung mengeluarkan hormon dan zat kimia tertentu, termasuk histamin. Histamin adalah zat kimia yang diproduksi tubuh ketika mengalami alergi atau infeksi. Nah, ketika kadar histamin dalam aliran darah meningkat, maka akan membuat reaksi alergi semakin memburuk.

Riset dari Ohio State University yang meneliti hubungan antara stres dan alergi, juga menyatakan bahwa pada dasarnya stres tidak memiliki dampak langsung terhadap kondisi alergi. Namun, jika Anda mengalami stres berlebih, daya tahan tubuh akan menurun dan akhirnya bisa menyebabkan reaksi alergi yang lebih parah.

Reaksi alergi akan jadi semakin serius jika Anda mengalami stres kronis yang berlangsung selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan. Stres berat yang berlarut-larut mengakibatkan peningkatan kadar kortisol, yang kemudian bisa memengaruhi kerja sel-sel tubuh. Pada saat inilah sistem kekebalan tubuh gagal mencegah infeksi dan penyakit secara optimal.

Kasus : Alergi Obat, 40 Menit diHipnoterapi, Alergi Hilang

Sebut saja namanya bpk Kahar (Nama samaran) 40 an tahun.

Semenjak didiagnosa DM Diabetes Miletus kurang lebih sebulan yang lalu oleh dokter, Ia diminta untuk rutin mengkomsumsi obat hingga menyuntikkan kedirinya cairan Insulin.

Namun yang menjadi kendala adalah bpk Kahar adalah salah satu orang yang alergi terhadap obat. Sedikit saja ia mengkomsusi obat, Alerinya muncul.

Selama hidupnya, Ketika ia sakit ia hanya mengkomsusi herbal dan bekam. “Sesekali Akupreseur dan akupuntur” katanya.

Didesak oleh kesehatannya agar bisa mengkomsumsi obat dari dokter, Krn herbal tidak mempan bagi dia,

Memutuskan untuk bertemu dengan saya. 2 kali saya menolak untuk mentherapy dia. Akhirnya saya luluh juga dibuatnya.

Bertemu dengan dia dirumahnya, Tanpa Intake Interview yang panjang. Saya langsung melakukan edukasi Hipnosis.

Agar ia mengerti bahwa Hipnosis tidak menggunakan Jin, Energi, Tidak bisa dibuat kejahatan, Hingga hipnosis tidak membuatnya kehilangan kesadaran.

Menerima info tersebut, Dan menyetujuinya. Saya langsung melakukan Hipnosis Induksi, Dan membawanya masuk kekondisi hipnosis yang sangat dalam kurng dari 7 mnt.

Setelahnya, Saya memundurkan ingatannya kemasa lalu, Masa dimana ia pertama kali merasakan alergi.

Terungkap bahwa, Ayah dan Ibunya berulang kali memberikan nasehat kalau obat dari dokter itu bahaya, Mending tanam tanaman (Herbal).

Keluarga Bpk Kahar dulu termasuk keluarga menengah kebawah. Hingga dia dan saudaranya tidak mampu lulus di Sekolah Dasar.

Inipula yang menyebabkan pikiran sadar dan critical area tidak mampu menganalisis, filterisasi dll

Informasi yang ditanamkan ayahnya kepikiran bawah sadarnya hingga menjadi blief system.

Setelah itu, Perlahan lahan saya memajukan ingatannya kemasa lalu. Tepatnya di kelas 2 – 3 SD ada penyuntikan.

Parahnya dari suntikan itu membuat Bpk kahar pada saat itu gatal-gatal dan tubuhnya memerah karena garukannya.

Nah melihat hal ini, Saya menyimpulkan kedua hal inilah yang memicu pikiran bawah sadar bpk kahar ketika minum obat apapun badannya langsung gatal-gatal (alergi).

Kemudian saya melakukan Hipnotherapi Technique ciptaan saya untuk melakukan programming terhadap ke 2 peristiwa tersebut.

Kuramg dari 1 jam diHipnoterapi, Dan Ia membuka mata. Ia kelihatan segar.

Beberapa hari kemudian saya melakukan follow up. Alhamdulillah alergi terhadap obat hilang.

Dan lebih membahagiakan lagi, DM nya berangsur-angsur normal kembali.

Coach Risman. A

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *