Cara Mengubah Keyakinan Seseorang Dengan Elegant Menggunakan Tekhnik NLP

Dalam berkomunikasi dengan orang lain, kerap kali kita mengalami hambatan yang membuat tidak tercapainya tujuan yang diinginkan. Ini bisa saja terjadi karena banyak hal. Salah satunya karena adanya keyakinan yang salah dari lawan bicara  mengenai topik pembicaraan yang ada. Lantas bagaimana mengubah keyakinan atau pemikiran seseorang dengan cara yang elegant?

Artikel kali ini kita akan membahas mengenai cara mengubah keyakinan atau pemikiran seseorang dengan menggunakan tekhnik NLP yang di sebut dengan Pre-Sleight of Mouth NLP.

Cara mengubah keyakinan seseorang dengan NLP

.
Di dalam NLP, ini adalah materi sangat powerfull. Terutama dalam hal komunikasi persuasi.

Mengapa demikian ?

Karena pola bahasa yang dikembangkan oleh Robert Diltz ini, Adalah gabungan dari beberapa materi inti NLP Seperti beberapa kaidah pola bahasa Milton Model, Meta Model, dan beberapa metode NLP lainnya. Sehingga memungkinkan seseorang bisa memenangkan komunikasi.

Yang pada akhirnya akan mampu mempengaruhi seseorang untuk melakukan apa yang kita inginkan.

Namun perlu diingat, Bahwa Sleight of Mouth ini tidak diperuntukkan untuk berdebat (Prinsip NLP : Fleksibel).

Sleight of Mouth (SoM) ini dikenal sebagai Conversational Belief Change atau mengubah keyakinan seseorang hanya dengan komunikasi.

Karena ini sangat berbahaya maka dari itu saya tidak akan membahas seluruh pola bahasa SoM itu disini… Namun lebih kepada cara-cara yang fundamental tapi tetap terselubung dan halus. (Jika ingin mempelajari lebih jauh, silahkan kontak untuk mengikuti jadwal pelatihan NLP atau hipnoterapi kami).

Oke kembali ke laptop…

Nah, lantas bagaimana cara merubah keyakinan seseorang dengan elegant?

Untuk merubah keyakinan seseorang dalam suatu hal, Maka ada beberapa pola sederhana yang bisa kita praktekkan:

#Quotes of Others

Tekhnik untuk mengubah keyakinan seseorang akan suatu hal dengan menggunakan kutipan dari seseorang yang berpengaruh atau memiliki otoritas yang tinggi di bidang tersebut. Dengan begini lawan bicara akan membandingkan keyakinannya yang tidak berdasar dengan keyakinan baru yang kita berikan dengan berdasar pada tokoh atau figur otoritas tersebut.

Contoh:

Pola A: “Seorang guru saya sangat percaya bahwa …
(Masukan ide/saran/makna/sugesti bantahan dari apa yang dikatakan orang tersebut).

Contoh percakapan :

Risman : “Kita tidak bakalan berhasil menjalankan strategi ini“.
Aris : “Sepertinya iya bro, Namun guru saya sangat percaya bahwa jika kita bisa mengunakan sistem ini dengan kerja sama tim, Dan mencari orang yang tepat maka kita akan berhasil“.

Pola B: “Anda mungkin pernah mendengar dari …
(Masukan ide/saran/makna/sugesti bantahan dari apa yang dikatakan orang tersebut).

Contoh Percakapan :

Risman : “Produk ini terlalu mahal, Jualnya susah“.
Aris : “Anda mungkin pernah mendengar hal ini, Tidak ada barang yang mahal, Hanya saja barang tersebut belum menemukan pembelinya, Mungkin kita harus merubah strateginya“.

Pola C: “Pernahkah anda mendengar hal ini … ?

Contoh percakapan :

Risman : “Saya tidak bisa menjadi seorang trainer“.
Aris : “Pernahkah anda mendengar hal ini, … Jika anda belajar dengan orang yang tepat maka anda akan menemukan cara tercepat untuk menguasainya, Sekarang mari kita cari orang tersebut.

Nah dengan cara seperti ini, Walaupun ia lebih tua atau punya otoritas, Mereka tidak akan tersinggung dengan masukan yang kita berikan kepada mereka.

Kita mampu merubah keyakanian seseorang terhadap suatu hal dengan elegant menggunakan tekhnik NLP.

Bedakan kalau seperti ini:

Ah anda-nya saja yang bodoh menjual
Anda memang tidak kompeten dalam menyusun strategi
Strategi yang ini harus kita jalankan
Kan sudah saya bilang, Kalau kita jualannya produk yang murah saja
Barang ini memang tidak dibutuhkan, Buang saja
“Iya bro kita memang tidak berbakat jadi trainer
Kamu tidak usah jadi trainer, Jadi karyawan saja
Pokoknya kamu harus jadi trainer !”
dll

14 Pola Sleight of Mouth Untuk Mengubah Keyakinan Seseorang

Selain itu ada 14 pola Sleight of Mouth (SoM) lainnya, yang juga bisa anda gunakan sehari:

  1. Reality strategy: “Bagaimana kamu bisa meyakini bahwa strategi penjualan ini tidak bisa berhasil?”
  2. Model of the world: “Memang banyak psikolog skeptis yang masih berpegang pada keyakinan bahwa durasi yang lama merupakan hal yang penting, namun banyak ilmuan moderen yang sudah mulai meyakini bahwa bukan durasinya yang penting. namun ketelitian dan ketepatanlah yang memegang peranan.”
  3. Counter example: “Benarkah? Apakah anda tidak pernah mendengar bahwa tidak ada barang yang mahal, hanya saja barang tersebut belum menemukan pembelinya.
  4. Intent: “Saya tidak pernah berniat untuk terlambat, apalagi tidak peduli Pak. Saya hanya ingin memberikan kualitas waktu serta produktivitas tertinggi saya ketika saya berada di sini.
  5. Redefine: “Saya tahu investasi yang bapak keluarkan untuk membeli alat ini akan berdampak besar pada produktifitas team bapak!
  6. Chunking up: “Apakah menurut Bapak hal paling penting dalam pekerjaan saya adalah datang tepat waktu?
  7. Chunking down: “Bagaimana tepatnya keterlambatan dan ketakpedulian merupakan hal yang sama
  8. Metaphor or analogy: “Jika seorang ahli bedah terlambat makan malam karena mesti menyelamatkan nyawa pasiennya, apakah itu berarti dia tidak peduli pada masakan istrinya?
  9. Another outcome: “Pertanyaan sebenarnya bukanlah seberapa mahal harganya, tapi seberapa besar impact tools ini untuk meningkatkan produktifitas perusahaan bapak?
  10. Consequence: “Jika saya tidak telat, saya tidak akan mampu menutup penjualan dalam breakfast meeting pagi ini.
  11. Higherachy of Criteria: “Bukankah lebih penting berfokus pada berapa besar peningkatan produktifitas team bapak?”
  12. Apply to self: “Astaga, saya berharap Bapak cukup peduli kepada saya dengan mengatakan hal ini lebih awal.
  13. Changing frame size: “Baik Pak, seiring berjalannya waktu, saya akan tunjukkan kepada Bapak bahwa saya bisa menghasilkan lebih banyak, dibandingkan orang-orang yang selalu tepat waktu itu.
  14. Meta frame: “Mulai banyak perusahaan yang menerapkan waktu kerja fleksibel bagi karyawan yang memberikan kontribusi tinggi. Saya yakin Bapak adalah seorang manajer yang berpikir selangkah lebih maju.

Risman.A
Your Master Trainer N.NLP

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *