Efektifkah Hipnoterapi ?

Efektifkah hipnoterapi dalam hal menangani gangguan psikis dan psikosomatis ?

Saya jelaskan dulu, bagian teori dasarnya.

Dalam wilayah pikiran sadar, Sigmun Freud, membagi 3 wilayah pikiran manusia,

1. Pikiran sadar,
2. Pikiran bawah sadar dan
3. Pikiran tidak sadar.

1. Pikiran sadar

Memiliki fungsi kritis, menganalisa sebuah informasi, memori jangka pendek, dan Logika.

Pikiran sadar ini, dalam gelombang otak berdasarkan frekuensi dan magnitudo, berada pada gelombang Gamma atau Bheta.

Efektifkah Hipnoterapi ?

Pada kondisi ini, pikiran seseorang begitu aktif dalam menerima atau mengelola sebuah informasi.

Pada Gelombang otak Gamma, aktifitas mental sangat tinggi dengan kondisi kesadaran penuh.

Misalnya berada di arena pertandingan, perebutan kejuaraan, sangat panik, histeris, dan ketakutan.

Sedangkan Gelombang otak Beta aktif, ketika kita sedang berpikir, rasional, logis, sedang menganalisa, pemecahan masalah, dan konsentrasi tinggi.

Pada kondisi beta ini, biasanya berkaitan dengan perasaan cemas, khawatir, marah, dan stress.

Biasanya, Konseling itu dilakukan diranah pikiran sadar. Sesi curhat, menggali masalah, memberikan solusi, Memberi home work dll.

Seperti yang saya katakan sebelumnya, Bahwa konseling bisa sangat berhasil/efektif jika klien mau mengikuti perkataan dan saran dari konselor.

Ini yang biasanya berat, karena kondisi ini pikiran sadar sangat aktif mengkritisi, menganalisa, informasi yang diberikan konselor.

Misalkan :

“Anda harus, putuskan untuk pisanh dengan pacar anda sesama jenis”

Maka ketika informasi ini diberikan klien, yang saat itu klien berada pada kondisi pikiran sadar, akan mengkritisi, analisa dst informasi tersebut.

Klien bisa jadi berfikir :

“Waah susah saya pisah dengan dia”,

“Wah diakan sekamar dengan saya”,

“Ngga semudah itu”,

“Iya sih, saya mau berubah, tapi perasaannya masih berta banget, pisah dengan dia”

Menariknya pikiran sadar kita, berdasarkan banyak beberapa penelitian, hanya berperan hingga 12-20% saja dalam hidup kita.

Ok kita masuk ke wilayah Pikiran bawah sadar.

2. Pikiran bawah sadar.

Pikiran bawah sadar ini aktif jika kita berada pada gelombang Alfa dan Theta.

Gelombang Alfa itu ketika kita sedang menghayal,fokus ke satu arah/titik, meditasi, sholat (khusu’), membaca buku, menonton (kadang kita senang, tersipu malu atau marah, kesal, jengkel, sedih dengan pemain difilm tersebut), ketika kita naik motor sambil membayangkan sesuatu dan tanpa sadar kita sudah sampai ditujuan.

Sedangkan

Gelombang Theta, ini aktif ketika kita lebih khusu’, lebih rileks lagi, pikiran lebih hening, tidur tapi belum bermimpi. Seperti halnya kita masih ngambang, antara bermimpi atau belum.

Nah pikiran bawah sadar, Berfungsi untuk sebagai

1. Memori jangka panjang (ingatan peristiwa/kejadian yang bermakna/mempunyai intensitas emosi masih tersimpan dipikiran kita dari kecil hingga sekarang),

2. Kebiasaan (baik atau buruk).

3. Kepribadian (baik, normal atau abnormal)

4. Kepercayaan (Agama, nama, jati diri. Asal usul, adar, suku, budaya, etnis, RAS dll)

5. Nila-nilai dasar manusia (seperti jujur, tanggung jawab, tenggang rasa, penghormatan, penghargaan dst),

6. Kreatifitas,

7. Emosi (Marah, kesal, jengkel, bahagia, senang dll)

8. Otorisasi rasa sakit dan

9. Refleks.

Ok, sekarang saya tanya.

1. Jika seseorang mengalami kebiasaan buruk, Anggaplah Co*i/Mastur**si, yang bermasalah dipikiran sadar atau pikiran bawah sadar ?

2. Ketika seseorang memiliki problem, katakanlah, Gangguan Kepribadian Histrionik (keinginan kuat untuk diperhatikan) istilah Makassar nya, “Eroki dicini”. atau “Eroki diperhatikang”, yang bermasalah dipikiran sadar atau pikiran bawah sadar ?

3. Semisal seseorang percaya, hanya dengan mencabuti rambut pasangannya, maka akan muncul gairah seksnya, yang bermasalah dipikiran sadar atau pikiran bawah sadar ?

4. Jika nilai dasarnya rusak, katakan pula, Ia korupsi dan tidak jujur, maka yang bermasalah dipikiran sadar atau pikiran bawah sadar ?

Lanjut. Kita akan semakin memahami hal ini.

5. Kalau ada perempuan, yang suka ngambek, walau hal sepeleh, anggap kita lupa tanggal jadian kita dan hobinya marah, maka yang bermasalah dipikiran sadar atau pikiran bawah sadar ?

Yes, tepat sekali, Problemnya ada dipikiran bawah sadar.

Dan tahukah anda ?

Pikiran bawah sadar kita, memiliki peran hingga 80-88%, bahkan penelitian yang saya dapatkan hingga 90% dalam hidup kita.

Itulah mengapa, Orang yang suka merokok, itu sulit untuk dibilangin, “berhentilah merokok”, apalagi diancam, “Merokok membunuhmu”

Itu pula kenapa, orang yang kencaduan nonton film porno, agak sulit berhenti, karena telah menjadi sebuah kebiasaan, dan kebiasaan ini tempatnya dipikiran bawah sadar, dan mempengaruhi hidup kita sebanyak hingga 90%.

Dan terkahir, itu pula mengapa, orang yang mengalami kecemasan berlebih, kebiasaan buruk, traumatik dll susah dihilangkan, ini dikarenakan itu semua berada diwilayah pikiran bawah sadar seseorang.

Sekali lagi saya ulang, Pikiran bawah sadar kita 90% mempengaruhi hidup kita.

Itu berarti, Kita membutuhkan, Sebuah terapi yang langsung mengintervensi pikiran bawah sadar seseorang.

Sebuah terapi, yang lebih fokus menyelesaikan setiap gangguan psikis dipikiran bawah sadar seseorang. pertanyaannya, Efektifkah hipnoterapi dalam hal menangani gangguan psikis dan psikosomatik ?

Nah, Hipnoterapi adalah salah satu terapi yang langsung mengintervensi dan fokus menangani masalah gangguan psikis di pikiran bawah sadar seseorang. Dan tak usah tanyakan, Efektifkah hipnoterapi dalam hal menangani gangguan psikis dan psikosomatik.

Kecuali beberapa gangguan psikis yang kategorinya berat dan membutuhkan bantuan obat dari dokter jiwa atau psikiater.

Silahkan lihat penelitian digambar tersebut.

Dan sudah pahamkan, mengapa hipnoterapi menjadi terapi yang efektif dalam menangani gangguan psikis dan psikosomatik ?

Karena Hipnoterapi. Langsung mengintervensi pikiran bawah sadar.

Dan yang paling penting lagi adalah, “Hipnoterapi Bukan Terapi Ajaib, Sekali Hipnoterapi, langsung sembuh”

Sama halnya ketika kita minum obat, tidak akan efektif jika kita hanya makan sekali dan dua kali.

Kita harus memakannya sesuai anjuran dokter.

Bisa dimengerti kan ? tentang Efektifkah hipnoterapi dalam hal menangani gangguan psikis dan psikosomatik ?

Oh iya, tetapi jika konselingnya menggunakan pendekatan Neuro-Linguistic Programming, tanpa harus di hipnoterapi-pun, beberapa gangguan psikis bisa sembuh loh .

Coach Risman Aris
Hipnoterapis dan Master Trainer N. NLP

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *