Kisah Hipnoterapi Klien Pelakor

Pelakor ? Apakah sudah tepat kita menyalahkannya ?.Kali ini saya kedatangan klien perempuan, anggap saja nama samarannya Ibu Anti, 32 tahun, ia mengeluhkan kecemasan berlebih, insomnia dan mengalami trauma.

Klien ini datang tanpa janjian terlebih dahulu, walau sebelumnya sudah whatsapp saya mengenai keluhannya.Ia masuk ke ruangan saya setelah mengisi formulir hipnoterapi yang ada di lantai 1. Ketika ia menceritakan mengapa ia bisa terkena gangguan psikis diatas, sudut pandang saya terhadap pelakor (Perebut Laki Orang) pun berubah,

Dari “Dimana mana pelakor itu tidak baik” BERUBAH seketika menjadi “Tidak semua pelakor itu tidak baik” . Seperti yang dialami klien saya ini. Ia begitu cemas dan ketakutan jika suaminya kembali lagi ke istri pertamanya, jika saya hentikan cerita ini sampai disini, anda akan tetap saja menyalahkan Ibu Ibu Anti, sebagai pelakor. Jadi mari kita ikuti bagaimana kisah ibu Anti sehingga dilabel seorang pelakor.

Agar kita tidak mudah menghakimi seseorang tanpa bertabayun.Ibu Anti, adalah seorang Janda beranak 2. Anaknya di asuh oleh mantan suaminya yang seorang kontraktor.

Ibu Anti bercerai dengan mantan suaminya di karenakan, Orang tua dari mantan suami sejak awal tidak menyukai Ibu Anti.Alasannya Ibu Ibu Anti tidak terbiasa mencuci pakaian, masak dan lainnya.

Sehingga mempekerjakan pembantu di rumahnya, Orang tua dari mantan suami ini, tidak puas dengan menantunya, sehingga mereka mengajukan cerai. Masalah ini sudah lama ia lupakan, Jadi mari kita beralih ke masalah yang ia bawa dihadapan saya.

Agar lebih mudah dipahami, Saya akan menggunakan nama samaran dari tiap peran. Ibu Anti adalah Pelakor, Anto adalah suami kedua Ibu Anti, Ibu isyana adalah istri pertama dari Anto, dan adalah kakak dari Anto.

Kita mulai. Informasi ini langsung saya dapatkan dari Ibu Anti, Klien saya.Dikesendirian Ibu Anti mengobati luka atas perceraiannya dengan suami pertama, Ia bertemu dengan Aril di sebuah komunitas bisnis.Ibu Anti cukup dekat dengan Aril, Sehingga Ibu Anti sering curhat ke Aril tentang berbagai masalahnya, termasuk perceraiannya beberapa tahun yang lalu.

Tepat pada saat itu Aril memiliki seorang Adik, yang sudah menikah beberapa tahun namun belum memiliki anak, namanya Anto. Sambil bercanda, Aril mengatakan,

“Bagaimana kalau Ibu Anti menikahi adiknya, Anto. Setelah Aril menceritakan bagaimana karakter dan kehidupan Anto ke Ibu Anti, Ibu Anti sontak menolak, karena Anto sudah memiliki istri.Aril kemudian mengatakan, “Anto itu ingin sekali punya anak begitupun keluarga besar kami, Bagaimana kalau Anto dan keluarga saya setuju , Apakah Ibu Anti mau menikah dengan Anto ?” Ibu Anti yang mendengarkan hal itu cuek cuek saja dan menganggap itu hanya sebuah candaan.

Hanya saja, berselang beberapa hari, Aril membawa Anto bertemu dengan Ibu Anti. Ibu Anti terkejut karena yang ia sangka candaan , ternyata benar. Aril pun meninggalkan Anto dan Ibu Anti, untuk saling akrab di rumah Ibu Anti.

Kesan pertama menurut Ibu Anti, Anto adalah laki-laki yang penyayang, humoris dan sangat baik. Seiring PDKT Anto ke Ibu Anti, Anto menceraikan istri pertamanya secara sepihak. Istrinya yang bernama Isyana, begitu terpukul diceraikan.

Setelah bercerai, Isyana menuntut suaminya mengembalikan semua modal usaha yang Ia gunakan. Sebanyak -+ 2 Milyar Anto yang terlanjur terpuruk, Makin giat mendekati Ibu Anti.Hampir setiap malam, Anto datang kerumah Ibu Anti untuk sekedar bercanda dan makan bersama. Ibu Anti yang melihat kesungguhan Anto, Mulai luluh, Ibu Anti mulai menyukai Anto. Beberapa bulan melihat kesungguhan Anto, Ibu Antipun mengatakan “Jika benar, kamu serius sama saya, bawalah orang tua kamu ke rumah saya, untuk meminang saya”, Anto pun sangat bahagia.

Berselang beberapa hari, Iapun membawa keluarganya kerumah Ibu Anti.Ibu Anti sangat senang dan bahagia. Ini terlihat dari Wajah Ibu Anti didepan saya, wajahnya berseri-seri ketika mengingat hal tersebut. Anto membawa keluarga besarnya kerumahnya. Namun Ia tak menyangka bahwa ini adalah awal malapetaka.

Setelah beberapa Minggu, Anto dan Ibu Anti pun menikah. Setelah beberapa bulan, Ibu Anti akhirnya mengandung anak Anto., Tentu saja anto dan keluarganya yang di kampung sangat senang dan bahagia menyambut kehamilan Anti.Hanya saja di usia kehamilan 2 atau 3 bulan, Anto izin pulang ke kampungnya,dengan alsan kerjaan untuk beberapa bulan. Hari demi hari, minggu hingga bulan kebulan, Anto Tidak kunjung ada kabar.Ketika usia kehamilan makin tua, Ia mendapatkan informasi, dari Mamanya langsung.

Mamanya mengatakan, kalau Suaminya Live streaming saat ini, dan sedang melangsungkan pernikahan, Anto kembali menikahi Isyana. Dengan kata lain Anto dan Isyana Rujuk. Begitu sedih dan malu, Ibu Anti mengalami kejadian pahit ini. Didepan saya Ibu Anti tiba-tiba menangis hingga terisak-terisak.

Ibu Anti yang sudah di dukung oleh semua keluarga Anto, Kembali ke Isyana. Rasa sakit, kecewa, marah dan sangat malu dihadapan keluarga besar Ibu Anti.Ibu Anti merasa dijebak.

Ia tidak mendekati suami orang, namun suami orang dan atas dukungan keluarga Anto, Ia Menerima lamaran Anto. ia berfikir, istri pertama Anto, sudah ikhlas melepaskan Anto.Hari demi hari berlalu, Ibu Anti melahirkan anak Anto yang sangat cakep.

Hingga beberapa minggu kemudian, Anto kembali dihadapan Ibu Anti, dan meminta maaf dari apa yang ia telah lakukan ke Ibu Anti. Ibu Anti yang tipikal baik hati, penurut, dan mudah kasian, Ia akhirnya memaafkan Anto.Ia kasihan ke Anto, Anto bersyujud dihadapan kakinya sambil menangis. Disaat status Anto masih bestatus suami Ibu Anti, Ia menikahi kembali Isyana.Anto mengaku kabur dari Isyana.

Dan saat ini, Anto dituntut kembali oleh istri pertamanya mengembalikan modal usaha sebesar -+2 Milyar. Waktu demi waktu berlalu, Ibu Anti menanggung beban hutang suaminya, mereka harus membayar Rp 100.000.000,-/minggu.Ibu Anti mengatakan kepada saya, Alhamdulillah usahanya, Allah lancarkan, terbukti ia bisa bayar hutangnya perminggu dan LUNAS, walau kadang mereka sekeluarga tidur digudang dan makan seadanya, demi bayar hutang.

Dan masalah besarnya saat ini adalah, Ibu Anti takut atau memiliki kecemasan berlebih, Anto kembali ke Isyana. Ibu Anti merasa di manfaatkan oleh Anto demi Uang, hampir sebulan ia kurang tidur, Ia sudah Ruqyah dan ke psikiater, tetap saja ia cemas memikirkan hal tersebut.Mengetahui hal rumit dan memahami betapa berat masalah Ibu Anti, ini,

Kemudian saya mengajaknya untuk menjalani sesi Hipnoterapi, agar melepaskan ketakutan dan kecemasan berlebihnya. Setelah menjalankan berbagai prosedur pelaksanaan hipnoterapi, Sampailah saya untuk mencari berbagai faktor pemicu atau akar masalah sesungguhnya Bu Ibu Anti mengalami kecemasan berlebih.”Hitungan ke 3 kita akan mundur ke masa lalu, masa dimana pertama kali anda mengalami kecemasan berlebih tersebut, 1…2…3…”Sugesti sayaDapat !,

Ibu Anti mengalami banyak sekali tekanan mental Pertama : Isyana menyebarkan berita dan memviralkan kalau “Ibu Anti adalah pelakor”. Ini membuat Ibu Anti, begitu drop dan down.

Kedua : Ibu Anti mengetahui kebenaran, Kalau Aril adalah dalang semua ini. Aril yang tau kakaknya pasti memberikannya uang, kalau ia menikahi Ibu Anti, kakaknya Anto akan juga memiliki uangnya. dan disaat itulah Aril akan meminta beberapa uang ke kakaknya.

Ketiga : Keluarga Anto, yaitu mama dan bapaknya, dihasut oleh Aril, bahwa Ibu Antilah yang mendekati Anto dan merebut Anto dari isyana.

Ke empat : Ia takut kalau Anto akan kembali ke Isyana.

Kelima : Ia bingung harus kemana jika Ia diceraikan oleh Anto, Jika ia kembali ke Orang tuanya, ia akan sangat malu.

Karena ia gagal menikah 2 kali, dan malu karena orang tuanya melihat suaminya live sedang menikah dan kembali ke Isyana, namun jika ia sendiri di tempat tinggalnya, ia tersiksa batin dan kewalahan mengurus anak dan usahanya. ini yang terkadang membuat bu Ibu Anti ingin mengakhiri hidupnya.

Keenam : Hampir setiap hari Ibu Anti mendapatkan kekerasan verbal dari Anto, Kata bu Ibu Anti, sifat Anto setelah kembali ke dirinya, mulutnya kasar, bahkan ia angkuh dan sombong.

Hanya saja, Bu Ibu Anti selalu sabar dan tidak pernah membalas kelakuan Anto. Ibaratnya marahnya hanya sesaat. sesudah itu, ia kembali melayani suaminya.

Ketujuh : Ia berfikir Isyana mengirimkan sihir ke Ibu Anti. Sehingga Ibu Anti selalu cemasSetelah mencari informasi lain di pikiran bawah sadarnya, saya tidak menemukan hal lainnya, sehingga saya memutuskan untuk melepaskan segala akar masalah yang di derita oleh bu Ibu Anti, Agar kecemasan berlebih dan insomnianya hilang.

Teknik yang saya gunakan adalah modifikasi dari teknik Giude Imagenery Schale Therapy dan Forgiveness namun pikiran bawah sadarnya menolak untuk memaafkan Anto, Aril, Isyana, dan semua yang terlibat, dan membuatnya menderita selama beberapa tahun.30 an menit saya terus melakukan terapi ke Ibu Anti, namun tetap saja Ibu Anti menolak untuk memaafkan mereka. Ini tentu sangar tidak baik untuk Ibu Anti, Ibu Anti akan sulit melepaskan kecemasan berlebih dan mempertahankan insomnianya.

Saya terus mengganti teknik terapi saya. seperti memodif Submodality Intervention, Secodary Gain, Part Therapy, Chair Therapy dan Pray Schale Therapy.

Mungkin rasa sakit itu begitu mengakar sehingga pikiran bawah sadar Ibu Anti menolak untuk memaafkan mereka.Tak patah arang saya menggunakan Peace Pain Therapy yang saya padu padankan dengan Role Model Therapy + Someone Spesial Therapy, saya mengajak pikiran bawah sadar Ibu Anti untuk berdamai, berfikir dewasa seperti orang yang ia anggap bijaksana dan dewasa, dan menjadikan anaknya sebagai alasan untuk memutuskan tindakan tegas apa yang akan di ambil kedepannya..

Alhamdulillah membuahkan hasil. 10 menit lebih, Akhirnya Ibu Anti merelakan, mengikhlaskan dan memasrahkan apa yang telah mereka lakukan dan tentu meaafkan mereka semua.Setelah semua beres, Saya membawa Ibu Anti untuk sadar dan membuka matanya.

Alhamdulillah, Segala puji hanya bagi Allah swt.Ibu Anti menjadi pribadi yang baru, ia siap mengambil beberapa tindakan untuk bisa mengambil alih kembali kehidupannya yang bahagia.Setidaknya hari ini, kita belajar, Mendapatkan sudut pandang berbeda dari pelakor.

Memang betul ada pelakor asli, namun ingat tidak semua yang kita label pelakor itu benar-benar pelakor. Bisa saja Ia dijebak oleh keadaan, bisa jadi ia perempuan yang lemah yang akhirnya perasaannya tumbang dari seorang pria yang terus menggodanya.

Dan saya mempersilahkan anda untuk mengambil kesimpukan apa saja dari kisah ini.Tak lupa saya ucapkan Co-Hipnoterapis saya Ns. Coach Kiki Fajarwati, atas bantuannya, Proses terapi ini berjalan sangat lancar.Mohon di share.Terima kasihCoach Risman Aris

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *