Klien Suka Memuntahkan Makanan, Sembuh – Hipnoterapi

Kali ini saya mendapatkan Klien, Suka Memuntahkan Makanan, Kok Bisa ?.

Seorang ibu yang menghubungi saya melalui web saya, mengeluhkan anaknya sudah 1 tahun lebih mengalami, An (diagnosa dokter psikiater) , kesulitan makan, dan emosinya meledak-ledak .

Setelah saya memberitau biaya hipnoterapi dan jadwal waktu saya yang kosong, iapun bersedia datang.

Seminggu kemudian ia datang bersama anaknya. Ibunya kemudian mengeluhkan anaknya yang susah makan bahkan kalau makan, makanannya pasti dimutahkan.

Keluhan …

Ibunya juga mengatakan bahwa ia menjadi pendiam beberapa bulan ini.
Anggap saja nama samaran anak ini adalah gisel usia 18 tahun. Hasil pembicaraan dengan ibunya, Gisel tidak ingin berat badannya naik, ia ingin berat badannya turun.

Hanya saja Gisel mengalami sakit berkali-kali karena kurangnya asupan makanan. yang menarik adalah, ketika proses intak interview Gisel sama sekali tidak berbicara sama sekali, ia hanya melihat saya dan terkadang menunduk.

Gisel Menolak …

Ketika saya mulai mengajak Gisel berbicara, Gisel sontak mengatakan, “Mah udah. ayo pulang, Gisel tidak mau diobati”, ia mengatakan ini berkali-kali, sampai ibunya meneteskan air mata.

Seakan-akan ia sudah lelah membawa Gisel berobat kemana mana. Memang betul, Gisel sudah di bawa ke berbaai dokter hingga beberapa spesialis.

Seperti dokter umum, penyakit dalam, saraf, psikiater bahkan psikolog. Katanya, ketika datang ke psikolog, Gisel tiba-tiba lari ke mobil dan meminta pulang, ini terjadi 2 kali.

Melihat gisel, tiba-tiba berdiri dan berlari keluar ruangan saya, saya meminta ibunya untuk tidak menahannya.

Gisel Keluar Ruangan …

Gisel pun pergi keluar ruangan saya dengan perasaan kesal, yang terlihat dari wajahnya.

Ibunya yang gelisah, ingin segera menyusul Gisel, namun saya meminta ibunya untuk tetap tenang dan duduk kembali. setelah duduk kemudian saya melakukan penggalian informasi berbasis NLP.

Menjelang 10 menit saya mencari informasi mengapa gisel seperti ini, ke ibunya, kemudian Gisel nongol di balik pintu, dan menarik ibunya untuk keluar.

Sembari ia menarik ibunya, kemudian saya menatap Gisel dan mulai melakukan negosiasi terhadap Gisel.

“Gisel, kamu boleh pulang kok, tapi boleh tidak saya meminta waktu mu 5 menit saja, setelah itu kamu boleh pulang bersama ibumu”

Sontak Gisel. diam dan mengiyakan sambil mengatakan, “5 menit yah, ngga lebih”. Alhamdulillah, 5 menit itu saya manfaatkan sebaik mungkin.
Namun saya tidak membahas mengapa gisel memuntahkan makanannya.
Namun membahas tentang hobi, makanan dan minuman kesukaannya sebelum seperti ini, hingga film kesukaannya, Gisel yang asik menceritakan dirinya.

Akhirnya ia mau …

Ia mulai lupa dengan 5 menit, pembicaraan ini terus mengalir 15 menit.
Setelah itu kemudian saya bertanya, Apa cita-cita Gisel ? dan kalau kuliah nanti mau ambil fakultas apa ?,

Setelah menjawab hal ini, saya melihat wajah ibunya, yang tadinya senang melihat terjadi dialog berubah jadi jutek, kesal dan mulai marah.
Disini ada yang aneh. Kemudia saya berkata kepada Gisel, “Gisel, kamu mau tidak saya terapi, agar kamu lebih semangat dan lebih termotivasi belajar dan bekerja agar kamu bisa menjadi apa yang kamu inginkan ?”

Alhamdulillah, Gisel mengatakan, “Sangat mau kak”, kemudian saya menjelaskan alur dan SOP hipnoterapi kepada mereka. hanya saja, Ibunya WA saya tanpa sepengetahuan Gisel.

WA nya berisi “Tolong untuk tidak diberikan motivasi untuk menjadi POLWAN”, Sontak saya kaget.

Setelah selesai memberikan edukasi juga ke mereka, saya meminta Gisel, untuk ke kamar mandi, untuk BAK atau BAB terlebih dahulu agar tidak mengganggu proses hipnoterapi.

Ibunya Gisek menolak …

Di momentum ini saya langsung berbicara kepada ibunya, mengapa ia mengatakan seperti itu di WA, Ia menjawab, “Saya tidak mau kalau dia jadi POLWAN, ibu dan ayahnya mau kalau ia jadi dokter”.

Saya langsung mengatakannya, saya tidak bisa melakukan hal tersebut.
Saya mau melakukan hipnoterapi kepada gisel, kalau saya tidak diintervensi kepentingan ibu, terlebih dahulu.

Kemudian saya menyarankan, ikuti saja terlebih dahulu proses hipnoterapi ini. Dalam kekecewaan, ibunya mengatakan “Ya sudah deh, lakukan saja pak”.

Ketika Gisel sudah kembali ke ruangan, saya meminta ia baring di kursi hipnoterapi, langsung saja melakukan induksi, untuk membawa Gisel dari kondisi pikiran sadar ke piiran bawah sadarnya.

Kurang dari 10 menit, Gisel memasuki kondisi hypnosa yang begitu dalam, Somnabulism State, Saya melakukan teknik Private Class untuk membimingnya masuk kekondisi tersebut.

Memundurkan ingatan Gisel

hipnoterapi_makassar
klien mengalami gangguan makan

Tibalah saatnya saya memundurkan ingatan Gisel ke masa lalu, masa dimana pertama kali ia mengalami “Memuntahkan Makanannya”
“Hitungan ke 3, kita akan mundur yah dik Gisel, ke masa pertama kali kamu seperti ini, 1…2…3..”

Giselpun mundur di kerangka waktu tersebut, Dan sesuatu yang tak disangkapun terunhkap.

Tidak sampai 3 menit, gisel menceritakannya ia pun nangis sejadi-jadinya (Abreaksi). Pengakuan Gisel, Gisel mengatakan ia seperti robot dirumah., Mengikuti apa kemauan orang tuanya.

Terkuak …

Sejak kecil sampai sekarang ia wajib mengikuti semua kehendak oang tuanya, pernah beberapa kali ia membantah ibunya, ibunya melempar dia ketembok. Menghantam kepalanya dengan sepatu, ditendang berkali-kali sampai memar.

Makan tepat waktu, ambil les ini les itu, masuk sekolah ini, sekolah itu, berteman dengan ini dan itu, hindari ini dan itu. hanya boleh main ini , tidak boleh main itu ia merasa seperti robot.

Ia mengatakan tak pernah sedikitpun orang tuanya memahami apa yang dia inginkan. Pernah beberapa kali ia di tiduri pamannya sendiri, ketika melapor ke orang tuanya, dia malah yang di hajar habis-habisan oleh orang tuanya. ia begitu terluka dan menyebutkan hampir bunuh diri.

Sejak kecil sampai sekarang ia dipaksa mengikuti apa kemauan orang tuanya. Karena orang tuanya pemilih dalam berteman dengan dirinya, ia memutuskan tidak lagi memiliki teman sejak lulus SD.

Ia hanya bercerita seadanya dengan teman-temannya. Ia harus menguasai bahasa inggiris dan jepang ketika SMP, sesekali ia mengeluh tidak bisa, namun ia selalu mendapatkan cubitan di pahanya.

Ia bertemu dengan temannya …

Hingga suatu ketika ia bertemu dengan temannya yang bernama Karina.
Karina selalu memberikan motivasi untuk bisa mandiri dan tidak lagi mendengarkan apa keinginan orang tuanya, Karina meyakinkan dia untuk bisa mengambil keputusannya sendiri, dan tidak lagi mendengarkan oang tuanya.

Ini lah yang membuat Gisel, mulai membrontak. ketika ia disuruh makan, ia dan memasukkan makanan ke mulutnya ia memuntahkannya. selama 2 hari ia seperti ini.

Ketika dibawa kedokter dan diberi obat, gisel kadang tidak memakan obatnya, ini terjadi jika orang tuanya tidak ada dirumah. hanya saja ketika ia di tau tidak memakan obatnya, gisel kembali dipukul bagian betis.

Gisel juga hampir tidak pernah merasakan kehangatan keluarga. Orang tuanya berangkat kerja ketika pukul 7 pagi dan pulang jam 9 malam. Jadi Quality time yang didapatkan gisel sangat kurang.

Gisel tetap tidak ingin memakan makanan yang dimasak ataupun yang dibeli orang tuanya. Gisel lebih baik tidak makan dari pada harus menuruti orang tuanya untuk makan.

Keinginan pikiran bawah sadar Gisel

Pikiran bawah sadar Gisel melakukan ini untuk mendapatkan kebebasannya, dan ingin berhenti menjadi robot bagi orang tuanya. Sampai suatu ketika, gisel mendapatkan kebebasannya.

Orang tuanya mulai ibah dan kasian terhadap kondisi Gisel, dan tidak lagi menuntut Gisel ini itu. Ini juga merupakan saran dan psikolog yang ia datangi sebelum datang kesaya.

Hanya saja kerap kali orang tuanya tidak mengindahkannya, sehingga Gisel kembali memuntahkan makanannya.

Gisel di hukum

Pernah sesekali oang tuanya marah ke dia, dan mengurungnya seharian dalam kamar, tidak memberikannya makanan.

Kekekehan Gisel, membuat gisel tidak patah arang, tidak mengamuk memjinta makan dan lainnya, hingga ia masuk kerumah sakit dan didiagnosa gejala Typus.

Gisel belakangan ini menunjukkan penurunan berat badan yang signifikan. Gisel hanya makan 3 sendok, dan sendokan ke 4 dan seterusnya ia muntahkan.

Inilah titik balik gisel untuk lepas dari kekekangan orang tuanya. disini pula orang tuanya mulai berubah, mengikuti tiap keinginan Gisel.
Sembuhnya dia dari gejala typus, Gisel menjadi arogan dan mudah marah, ketika keinginannya tidak terpenuhi.

Ketika saya berbalik melihat ibunya, Sepertinya ia telah lama menangis mendengarkan semua ini. Entah ibunya merasa marah, kesal atau sedih telah melakukan ini semua ke Gisel.

Penyelesaian

Setelah mencari akar masalah lainnya, dan saya tidak menemukannya saya memutuskan untuk memberikannya teknik khusus, agar Gisel mau melepaskan emosi negatof tersebut dan mau kembali menjadi normal.

Saya juga meminta ibunya, untuk meminta maaf kepad gisel akan kelakuannya sejak dulu, ketika gisel berada pada kondisi terhypnosis.
Alhamdulillah Gisel mau berubah menjadi normal dengan syarat ibunya tidak lagi membuat ia seperti robot.

Ibunya juga setuju, untuk memberikannya kebebasan.
Sesuai janji saya juga, saya memberikan Gisel motivasi untuk bisa meraih apa yang dia inginkan., dengan menggunakan teknik Future pacing yang telah saya modifikasi sendiri.

Happy Ending

Waktu terapi selesai dalam 70 menit lebih. Alhamdulillah mereka berpelukan dan saling meminta maaf.

2 Minggu kemudian, ibunya mengabarkan kalau Gisel menemukan nafsu makannya, bahkan dalam 2 minggu berat badan gisel naik 2 Kg. Alhamdulillah.


Nah semoga kisah klien saya, Gisel memberikan kita banyak pembelajaran.
Jika bermanfaat silahkan dishare.

Hipnoterapi di Makassar : Risman Aris Hipnoterapis.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *