Linda Bisa Berhubungan Intim, Setelah Hipnoterapi

Berhubungan badan atau berhubungan intim adalah cara menyalurkan hasrat seksual yang akan memberi kepuasan kepada pasangan suami istri. Untuk mendapatkan kepuasan selama berhubungan seksual, gaya berhubungan badan pun harus diperhatikan

7 Hal Yang Terjadi Ketika Berhubungan Intim

Mengetahui apa yang terjadi pada tubuh saat berhubungan intim mungkin tidak terasa begitu penting apabila Anda menikmatinya bersama pasangan.

Namun apabila terjadi sesuatu yang pada tubuh, mengetahui reaksi tubuh saat berhubungan intim nantinya dapat membantu untuk mengatasi masalah kesehatan yang mungkin muncul. Nah, berikut ini adalah yang terjadi pada tubuh saat hubungan intim:

1. Sibuknya Zat Kimia Otak & Hormon

Rerjadinya libido dimulai di otak. Karena otak tidak memproduksi estrogen maupun testosteron, maka rangsangan untuk hormon ini pun diaktifkan di otak.

Lauren Streicher

Rasa senang yang dialami wanita saat melakukan hubungan intim muncul mulai dari pundak ke atas, sedangkan pria mulai dari pinggang ke bawah. Inilah alasan mengapa pikiran yang campur aduk seperti depresi, stres atau bahkan memikirkan pekerjaan dapat membuat suasana hati menjadi buruk.

Ada tiga hormon yang membuat adrenalin meningkat saat berhubungan intim yakni estrogen, testosteron, dan progesteron. Selama dan setelah berhubungan intim, endorfin atau zat kimia otak akan meningkat sehingga membuat perasaan senang, rileks, dan kadang mengurangi rasa sakit.

2. Hati Berdebar

Saat merasa merasa senang, secara fisik orang akan menjadi lebih aktif dan tubuh pun jadi membutuhkan darah di area tertentu saat berhubungan intim.

Untuk itu, secara natural detak jantung pun memilih untuk memompa darah ke seluruh tubuh dengan fokus di genitals. Cara seseorang bernafas pun akan meningkat sehingga membantu jantung untuk mengatur aliran darah yang dibutuhkan.

Menurut ahli kandungan Sherry A. Ross, MD, yang juga penulis She-ology: The Definitive Guide to Women’s Intimate Health, hubungan intim yang seperti ini memiliki efek yang hampir sama seperti berolahraga.

3. Pembuluh Darah Melebar

Dilansir dari situs halaman Health, saat pasangan melakukan hubungan intim, nyatanya pembuluh darah pada tubuh akan melebar.

Umumnya pembuluh darah bagian vulva dan klitoris akan membesar yang menyebabkan sekresi dan pelumas bagi wanita.

Ahli urologi dan pakar kesehatan seksual, Jennifer Berman, MD,

Namun ada beberapa kondisi yang menyebabkan wanita mengalami Miss V yang mengering, seperti kurangnya melakukan foreplay sebelum berhubungan intim, stres, baru melahirkan, ibu menyusui, dan memiliki gangguan kesehatan. Jangan ragu untuk bertanya pada dokter di rumah sakit terdekat untuk penanganan masalah Miss V yang kering.

4. Kulit Memerah

Pembuluh darah yang melebar juga menunjukkan banyaknya darah mengalir di bawah kulit. Inilah alasan mengapa kulit menjadi memerah dan tubuh terasa lebih hangat.

Menurut Health, wajah juga akan menjadi memerah ketika pembuluh darah melebar.

5. Kontraksi Otot

Saat berhubungan intim, otot dasar panggul (pelvic floor), abdomen, dan betis akan berkontraksi.

Menurut Lauren, kontraksi ini merupakan respon tubuh yang terjadi sebelum rasa rileks yang muncul saat orgasme. Tentu saja ini menjadi hal yang wajar dan bisa dirasakan oleh Anda saat melakukan hubungan intim.

6. Reaksi Pada Alat Kelamin Wanita

Melakukan hubungan intim umumnya akan menimbulkan reaksi pada alat kelamin wanita yang disebabkan oleh aliran darah yang mengalir deras di area genital.

Aliran darah yang mengalir ini tidak hanya menstimulasi untuk memproduksi pelumas, namun juga menyebabkan labia dan klitoris membengkak. Reaksi yang diberikan vagina ini pun dapat terjadi apabila terjadi stimulasi secara fisik di area ini, ujar Lauren Streicher.

7. Payudara Membengkak

Aliran darah saat melakukan hubungan intim akan semakin lancar. Ini akan menyebabkan payudara akan secara sementara membesar dan lebih sensitif.

Bahkan puting pun akan terlihat lebih menonjol dan ini adalah merupakan hal yang wajar terjadi. Menurut situs halaman The Guardian, payudara wanita tidak hanya akan terlihat membesar secara sementara, namun perubahan juga terjadi pada puting yang menjadi menonjol dan mengeras.

Kebahagiaan rumah tangga terkait erat dengan seberapa sering sepasang suami istri melakukan hubungan intim. Pada umumnya, Muise melaporkan bahwa pasutri yang berhubungan seks seminggu sekali atau lebih sering, lebih bahagia daripada mereka yang jarang berhubungan seks.

sebuah makalah tahun 2016, Amy Muise, Ph.D., seorang peneliti seks dari Departemen Psikologi di Universitas Toronto Mississauga di Kanada

Gangguan Seks

“Jadi gangguan seksual wanita itu sering kali penyebabnya adalah faktor psikis ya. Saya sering menemukan kasus-kasus, hampir, katakan lah 75 persen itu adalah berasal dari gangguan psikologi,” jelas dr. Boyke.

“Banyak kasus vaginisme, yaitu terjadi kontraksi di bagian otot-otot sekitar vagina, itu juga disebabkan karena rasa takut,” ungkap dr. Boyke.

Rasa takut ini bisa muncul dari cerita-cerita menakutkan tentang hubungan seks menyebabkan adanya kontraksi yang justru membuat wanita benar-benar tidak bisa melakukan hubungan intim dengan pasangan.

Gangguan psikis

Ada juga kasus frigid yang muncul karena trauma psikis yang sebabkan karena melihat atau mendalami kasus-kasus pemerkosaan, pelecehan seksual, kemudian menyebabkan orang tersebut benci dengan hubungan seksual.

“Anorgasme sering kali disebabkan karena sang pria tidak mengetahui titik-titik peka rangsang pada wanita, akibatnya si wanita juga merasa tidak terangsang, dan dia juga tidak mendapatkan orgasme, sedangkan si prianya sudah mendapatkan ejakulasi,” jelas dr. Boyke.

Sebut saja nama samarannya Linda 28 tahun

Ia mengeluhkan kalau ia memiliki kecemasan berlebih akan suatu hal. hanya saja ketika saya mencoba menggali, seperti apa cemasnya, ia enggan memberitau saya.

Jika seperti ini, saya biasanya bingung menentukan tarif dan jumlah sesi hipnoterapi buat klien, namun ketika ia mengatakan, ia akan tetap datang, maka saya ok saja.

Setelah mencari waktu kosong, akhirnya ia bisa datang seminggu setelah mendapatkan jadwal kosong dari saya.

Linda pun mulai bercerita

Ia mengeluhkan sudah setahun lebih, ia belum bisa berhubungan intim dengan suaminya.

Setiap kali Linda ingin melakukannya, pasti ia menutup diri dan lompat dari tempat tidur.

Ketika saya bertanya, Bagaimana prosesnya sehingga Linda akhirnya menutup diri dan melompat, iapun singkat menjelaskan, Bahwa ia bersama dengan suaminya juga melakukan forplay.

Namun ketika suaminya ingin memasukkan punyanya, ia langsung mendorong suaminya dan lompat dari tempat tidur, Ia menjelaskan kadang ia menjerit ketakutan.

Selanjutnya pula saya mendapatkan informasi jika Linda juga sangat mencintai suaminya, Mereka telah pacaran selama 6 tahun, hingga kahirnya menikah.

Ia juga kadang kecewa dan begitu sedih, karena tidak mampu melayani suaminya dengan baik. Suami Linda juga memperlakukannya dengan sangat baik, bahkan tidak pernah marah jika Linda menolak hal tersebut.

Ia pun sudah mengunjungi terapi psikis

Dan mendapatkan tips-tips untuk menghilangkan gangguan tersebut, hanya saja belum berhasil. Bahkan meminum obat pera**sang.

Ia pun juga mengatakan bahwa ia juga sudah menjalani sesi hipnoterapi, namun belum membuahkan hasil.

Info itu membuat saya kaget, mengapa hipnoterapi belum membuahkan hasil, kemudian saya bertanya mengenai proses hipnoterapi tersebut.

Ternyata ada beberapa kesalahan yang dilakukan oleh hipnoterapis tersebut, Seperti tidak melakukan edukasi yang baik tentang hipnoterapi yang sebenarnya dan yang kedua proses interviewnya kurang dari 5 menit, begitu cepat untuk mendapatkan data yang akurat.

Saya pun melakukan interview mendalam ke Linda hampir 40 menit. Dipikiran Linda masih yakin, ia bisa sembuh dengan hipnoterapi, karena ia sering melihat infonya di facebook saya.

Tanpa berlama-lama lagi, kemudian saya mengajak Linda untuk kekursi malas. Setelah menjelaskan semua SOP hipnoterapi saya pun meminta Linda untuk berdoa sebelum hipnoterapi.

Selanjutnya saya membawa Linda ke kondisi hipnosis dengan induksi yang soft, “Tarik nafas .. hembus…tarik nafas dan tidur sekarang..”

Proses Induction

Untuk memastikan Linda berada pada kondisi yang saya inginkan, saya membawanya untuk lebih relaks selama 25 menit,

Setelah mendapatkan 8 tanda bahwa ia sudah berada pada kondisi hipnosis, saya pun mulai menggali informasi dipikiran bawah sadarnya.

Ooh ternyata, di masa lalu, tepatnya kelas 2 SD, Linda melihat pertengkaran orang tuanya, ia melihat ayahnya memukul bunda Linda, sampai hidungnya mengeluarkan darah.

Kelas 4 SD

Ini terjadi hingga Linda kelas 4 SD, dan akhirnya orang tuanya resmi bercerai.

Linda begitu sedih akan hal ini. Beberapa tahun kemudian, tepatnya Dikelas 6 SD,

ibunya Linda menikah lagi dengan pria yang lebih mudah, Linda begitu senang mendapatkan ayah baru, yang akan melindungi dia, dan tidak lagi mendapatkan bulyian dari teman-temannya dikelas.

Namun tidak cukup setahun, Ayahnya yang baru, menunjukkan sifat kasarnya kepada dia dan ibunya.

Linda kerap mendapatkan kekerasan baik verbal ataupun fisik. Iapun sering mendengarkan ayahnya menelpon dengan perempuan lain, dengan bahasa yang cukup mesrah.

Linda yang begitu marah dan kesal,

begitu takut jika kelak ia diperlakukan seperti ibunya.

Lindapun, pernah mendapatkan pelecehan seksual dari ayahnya, Ayahnya meminta Linda untuk Orl Sks.

Linda begitu sedih, mendapatkan perlakukan ini. Linda hanya bisa pasrah. Ia tidak ingin ayahnya pergi dan meninggalkan ibunya.

2 tahun kemudian, orang tua Linda kembali bercerai. Pada saat itu Linda kelas 2 SMP. Ayahnya dipergoki sudah menikah sirih dengan wanita lain.

Linda makin kesal dan sakit hati, Tidak sampai disitu, Ia kembali mendapatkan bulyan dari teman-teman kelasnya.

Kurang dari 2 tahun,

Ibunyapun memutuskan menikah lagi, Ibunya harus mencari suami lagi, agar ada yang menopang ekonomi mereka.

Ibunya makin tua, makin tidak bisa menjual jamu lagi. Ia hanya jualan sembako dirumahnya.

Linda yang semakin dewasa terus membutuhkan uang yang tidak sedikit.

Akhirnya dikelas 1 SMA, Ibunya menikah lagi. Hanya saja Linda seperti meyakini nasib sial. Dikelas 3 SMA, Ibunya pun kembali bercerai dengan ayah yang ke tiganya.

Ini membuat Linda begitu trauma akan pernikahan. Ia menganggap, kelak ia juga akan ditinggalkan. Ia takut ini akan terjadi pula dengan dia.

Setelah itu Ibunya tidak lagi menikah. Beruntungnya Linda, orang yang pintar dan bisa masuk di FK UNS sekaligus mendapatkan beasiswa Bid*si

Sehingga ibunya agak legak dan tidak berniat lagi untuk menikah.

Hanya saja suami Linda yang sekarang berhasil meyakinkan Linda, Kalau ia akan menikahinya dan tidak akan meninggalkannya.

Linda menikah

Akhirnya Linda menikah dengan suaminya yang sekarang, yang juga seorang dokter.

Tetapi ketika Linda ingin berhubungan intim, Semua traumanya dimasa lalu, seakan-akan terulang.

Ia begitu takut ditinggalkan, ketika ia punya anak, ia juga tidak ingin anaknya kelak merasakan penderitaannya dimasa lalu akibat perceraiannya dengan suami.

Sehingga tubuh dan pikiran Linda selalu menolak berhubungan intim.

Mengetahui semua hal ini, sayapun melakukan berbagai teknik hipnoterapi, seperti Inner Child, Part Therapy, Somantic Signal Therapy dan diakhiri Forgiveness therapy.

1 jam 18 menit proses terapi berakhir. Alhamdulillah, Semua berjalan dengan sangat baik. Linda telah mengikhlaskan masa lalunya, dan berserah diri akan kehidupannya dimasa yang akan datang.

Hingga seminggu kemudianya Linda baru mengabari saya, jika ia berhasil berhubungan intim, dan kabar bahagianya, Linda hamil.

Tentu saya sangat bahagia akan hal ini. Dan menjadi pelajaran buat kita semua, agar tidak melahrikan Linda-Linda yang lainnya.

Oh iya Ia bertemu dengan saya setelah membaca http://coachrismanaris.com/hipnoterapi-kecemasan/ Kemudian ia whatsapp saya di wa.me/+6289613612972 .

Coach Risman .A
Your Hypnotherapist

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *